Zero Conditional

Syntax

Conditional sentence adalah kalimat pengandaian yang tersusun atas dua bagian: anak kalimat dengan if [if-clause] (atau klausa kondisi) yang menjelaskan kondisi atau syarat, dan induk kalimat [main clause] yang menjelaskan konsekuensi dari kondisi tersebut.

Kita menggunakan struktur zero conditional ketika hasil dari kalimat pengandaian tersebut merupakan kebenaran umum.

Dalam zero conditional kita menggunakan present simple untuk kedua bagian kalimat. Kita dapat menggunakan kata if atau when, dan tidak ada perbedaan makna di antara keduanya karena konsekuensi dari kondisi zero conditional akan tetap sama.

Urutan bagian kalimat tidak akan mengubah arti kalimat itu sendiri. Oleh karena itu terdapat dua cara untuk membentuk kalimat pengandaian:

If-clause (condition)(,)Main Clause (consequence)
If/When + Present Simple,Present Simple

atau

Main Clause (consequence)If-Clause (condition)
Present Simpleif/when + Present Simple
  1. If
    • If water reaches 100 degrees, it always boils.
    • Water always boils if it reaches 100 degrees.
  2. When
    • When people don’t drink water for a long time, they die.
    • People die when they don’t drink water for a long time.

Kita menggunakan zero conditional untuk menyampaikan fakta dan hal yang selalu terjadi, seperti fakta ilmiah. Hasil dari kondisi tersebut merupakan kebenaran umum.

  1. If digunakan ketika kita ingin mengatakan bahwa kondisi tersebut akan segera terjadi;
  2. When digunakan ketika kita ingin mengatakan bahwa kondisi tersebut akan terjadi cepat atau lambat.

Sebuah kalimat pengandaian [conditional sentence] tersusun atas dua bagian: anak kalimat dengan if [if-clause] (kondisi), dan induk kalimat [main clause] (konsekuensi dari kondisi tersebut).

Zero conditional digunakan untuk menyampaikan fakta atau hal yang selalu terjadi, seperti fakta ilmiah, dan ketika hasil dari kondisi merupakan kebenaran umum.

If = Kondisi yang akan segera terjadi;
When = Kondisi yang akan terjadi cepat atau lambat.

Strukturnya adalah:
If/When + present simple + , + present simple
Present simple + if/when + present simple

Contoh:
— “If/when you tell me what to buy, I go to the supermarket.” = Bagian pertama dari kalimat tersebut merupakan kondisi yang menghasilkan konsekuensi di bagian kedua kalimat.
— “go to the supermarket if/when you tell me what to buy.” = Bagian pertama dari kalimat merupakan konsekuensi dari kondisi di bagian kedua kalimat tersebut.

Revisi kembali pelajaran ini di bagian {Form}. Perhatikan bagian {Example} tentang cara penggunaannya dalam sebuah konteks kalimat.

License

English Grammar A2 Level for Indonesian speakers Copyright © 2018 by books4languages. All Rights Reserved.

Share This Book